TOT PENDIDIKAN PEMILIH PEMULA BAGI GURU PKn TINGKAT SLTA KAB. DEMAK

           I.     DASAR HUKUM.

TOT PENDIDIKAN PEMILIH PEMULA

  1. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum;
  2. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 05 Tahun 2008 tentang Tata Kerja Komisi Pemilihan Umum, Komisi Pemilihan Umum Provinsi, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 21 Tahun 2008 dan Peraturan Komisi pemilihan Umum Nomor 37 Tahun 2008;
  3. Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 06 Tahun 2008 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Jenderal Komisi Pemilihan Umum, Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi, dan Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 22 Tahun 2008.

       II.     GAMBARAN UMUM/ LATAR BELAKANG.

Pemilu merupakan sarana politik untuk mewujudkan suatu lembaga negara yang representative, akuntabel dan berlegitimasi. Pemilu juga dimaknai sebagai suatu mekanisme pergantian kekuasaan (pemerintahan) sesuai norma, etika, dan tuntunan regulasi.

Komisi Pemilihan Umum sebagai lembaga penyelenggara Pemilu memiliki tugas dan kewajiban untuk menyelenggarakan sosialisasi penyelenggaraan Pemilu dan/ atau yang berkaitan dengan tugas dan wewenang KPU, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/ Kota kepada masyarakat.

Rakyat sebagai pemegang mandat tertinggi kedaulatan rakyat perlu mengerti dan memahami segala aspek tentang penyelenggaraan Pemilu. Salah satu kelompok yang  memiliki peran strategis adalah Pemilih Pemula. Posisi pemilih pemula sebagai salah satu dari kelompok sasaran pendidikan pemilih, perlu diberi prioritas  untuk dibentuk menjadi pemilih yang rasional, kritis dan mandiri, sehingga dapat mewujudkan hasil penyelenggaraan pemilu yang berkualitas.

Untuk mewujudkan hal tersebut, KPU Kabupaten Demak berupaya untuk menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers Pendidikan Pemilih Pemula bagi Guru PPKn Se – Kabupaten Demak.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan, pengetahuan dan pemahaman terhadap pendidikan demokrasi dan penyelenggaraan Pemilu bagi guru yang pada gilirannya akan tersampaikan juga pada para siswa yang merupakan pemilih pemula pada khususnya dan bagi masyarakat pada umumnya.

     III.     ALASAN KEGIATAN.

Sosialisasi Pemilu melalui Kegiatan Training of Trainers Pendidikan Pemilih Pemula bagi Guru PPKn Se – Kabupaten Demak, perlu dilakukan sebagai salah satu upaya KPU Kabupaten Demak untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat berkaitan dengan pendidikan demokrasi dan penyelenggaraan Pemilu.

    IV.     KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN.

  1. A.  URAIAN KEGIATAN.

Kegiatan Training of Trainers Pendidikan Pemilih Pemula bagi Guru PPKn Se – Kabupaten Demak dilakukan melalui metoda pelatihan dengan model BRIDGE (Building Resources In Democratic, Government and Election).

Metode ini pada dasarnya adalah sebuah model pengembangan kemampuan (capatity building) di bidang administrasi penyelenggaraan pemilihan umum.

Kegiatan ini dilakukan untuk melatih peserta menjadi seorang fasilitator, yang nantinya akan mempelajari hal – hal yang berkaitan dengan isi dan metodologi BRIDGE, serta bagaimana cara penyampaian/ pengajarannya.

  1. B.   BATASAN KEGIATAN.

Kegiatan ini dibatasi pada pengajaran dan pelatihan terhadap isi  dan metodologi BRIDGE, sehingga para peserta mampu menyampaikan materi tentang Demokrasi dan Pemilu kepada siswa dengan lebih menarik dan fleksibel.

       V.     MAKSUD DAN  TUJUAN.

  1. A.  MAKSUD.
  2. Memberikan informasi tentang asas dan manfaat Pemilu kepada peserta.
  3. Meningkatkan pemahaman pemilih pemula terhadap kehidupan berdemokrasi.
  4. Meningkatkan kapasitas pendidik dalam mengembangkan kurikulum, materi ajar, metoda ajar, maupun media ajar.
  1. B.   TUJUAN.
  2. Memberikan bekal para peserta dengan metode BRIGDE dan informasi kepemiluan.
  3. Menumbuhkan pemahaman tentang tata cara penyelenggaraan Pemilihan Umum.
  4. Membangun persepsi dan kesadaran peserta tentang hak dan kewajiban politik sebagai warga negara.

    VI.     NARA SUMBER.

Narasumber/fasilitator dalam kegiatan ini adalah :

  1. Bpk. Drs. Andreas Pandiangan, Msi, Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, Divisi Sosialisasi, Data Informasi dan Pengembangan SDM, selaku Fasilitator.
  2. Ibu Eni  (Fasilitator) Anggota KPU Kabupaten Kudus.
  3. Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Demak.

  VII.     PESERTA.

Peserta  yang mengikuti kegiatan ini adalah Guru – guru yang mengampu mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) di Sekolah Negeri maupun Swasta Se -Kabupaten Demak, dengan rincian sebagai berikut :

  1. Guru PKn dari SMA/ SMK/ MA    :  25 orang.
  2. Jajaran KPU Kab. Demak              :  5  orang.

Jumlah                                           :  30 orang. (terlampir).

  1. VIII.     INDIKATOR KELUARAN.

Beberapa Indikator yang diharapkan antara lain :

  1. Para Guru PPKn dapat meningkatkan kemampuan dalam pengembangan kurikulum materi ajar, metoda ajar, maupun media ajar.
  2. Seluruh Pelajar SMA/ SMK/ MA yang mengikuti pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, mengerti dan memahami tentang Demokrasi dan Pemilu.
  3. Meningkatnya keperdulian masyarakat terhadap Penyelenggaraan Pemilu serta meningkatnnya Partisipasi Pemilih dalam Pemilu.

    IX.     CARA PELAKSANAAN KEGIATAN.

  1. A.  METODE KEGIATAN.

Metode yang dilakukan pada kegiatan ini, menggunakan metodologi BRIGDE, dengan melatih peserta menjadi fasilitator yang mampu menyampaikan materi tentang Demokrasi dan Pemilu kepada siswa dengan lebih menarik dan fleksibel.

  1. B.   TAHAPAN KEGIATAN.

Tahapan kegiatan yang dilakukan dengan metode BRIDGE, adalah sebagai berikut :

  1. Persiapan tempat dan alat pendukung.
  2. Pembukaan dan Perkenalan.
  3. Membangun Fokus Peserta.
  4. Kaitan Demokrasi dan Pemilu. (sesuai materi ).
  5. Sejarah Pemilu di Indonesia. (sesuai materi ).
  6. Penyegaran – 1.
  7. Pemilih dan Hasil Pemilukada 2011. (sesuai materi ).
  8. KPU sebagai Lembaga Penyelenggara Pemilu. (sesuai materi ).
  9. Penyegaran – 2.
  10. Pemahaman Utama. (terhadap materi).
  11. Penutup.

       X.     WAKTU & TEMPAT PELAKSANAAN KEGIATAN.

  1. Hari/ Tanggal          : Selasa, 19 Juli 2011
  2. Tempat                    : Sanggar Pramuka Kwarcab Demak

    XI.     PENANGGUNGJAWAB DAN PELAKSANA KEGIATAN.

  1. A.  PENANGGUNGJAWAB.

Penanggungjawab kegiatan TOT Pendidikan Pemilih Pemula bagi Guru PPKn adalah Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Demak.

  1. B.   PELAKSANA.

Pelaksana kegiatan TOT Pendidikan Pemilih Pemula bagi Guru PPKn adalah Panitia TOT dari Sekretariat KPU Kabupaten Demak. (terlampir ).

  XII.     JADWAL KEGIATAN.

  1. A.  WAKTU PELAKSANAAN.

 

No

Hari/Tanggal/Waktu

Acara

Penyampai Materi /

Penanggung jawab

Tempat

1.2.3.4.5.6.

7.

Hari selasa, Tgl 19 Juli 201107.30 – 08.00 WIB08.00 – 09.00 WIB09.00 – 10.30 WIB10.30 – 12.00 WIB

12.00 – 13.00 WIB

13.00 – 14. 30 WIB

14.30 – 16. 00 WIB

Check In dan Registrasi PesertaPembukaan :

  1. Sambutan Ketua KPU Kab. Demak
  2. Sambutan Kepala Dinas Pendidikan Kab. Demak

Materi I

Materi II

ISHOMA

Materi III

Materi IV

PanitiaPanitiaFasilitatorFasilitatorPanitiaFasilitator

Fasilitator

Sanggar Pramuka Kwarcab Demak

 

  1. B.   MATRIK PELAKSANAAN.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam waktu 2 (dua) hari, dengan matrik pelaksanaan sebagaimana jadwal terlampir.

 

TABEL

MATRIK PELAKSANAAN KEGIATAN

 

No.

URAIAN KEGIATAN

W A K T U

KET.

1.

Hari 1
–       Check In dan Registrasi Peserta.

X

 

 

–       Pembukaan.

X

 

 

–       Materi  I.

X

 

 

–       Materi  II.

X

 

 

 

–       ISHOMA.

 

X

 

–    Materi  III

 

X

 

–       Materi IV

 

X

 

–       Presentasi Per-Kelompok

 

 

X

–       Penutupan.

 

 

X

 

 

  1. XIII.     RENCANA ANGGARAN DAN BIAYA.

Segala pembiayaan yang diperlukan dalam penyelenggaraan TOT Pendidikan Pemilih Pemula bagi Guru PPKn dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2011 Bagian Anggaran 076 yang dialokasikan kepada KPU Kabupaten Demak. ( RAB terlampir ).

  1. XIV.     KETENTUAN LAINNYA.

Beberapa ketentuan lain yang perlu diatur, antara lain :

  1. Cetak Buku Materi berupa Modul Pelatihan Pendidikan Pemilih sebanyak 2 modul x 30 buah.
  2.  Penggandaan Softcopy/ CD Materi Modul Pelatihan Pendidikan Pemilih sebanyak 30 buah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s